MengenalTeknologi Nano (part 1)
Duniainformatikadankomputer/
elektronikbisamenikmatiadanyakuantum yang mampumengirimkan data
dengankecepatansangattinggi.Superkomputer di masadepantersusundari chip yang
sangatmungil, tetapimampumenyimpan data jutaan kali lebihbanyakdarikomputer
yang kitagunakansaatini. Begitukecilnyasuperkomputeritu,
kitamungkinhanyabisamelihatnyadenganmenggunakanmikroskopcahaya/elektron.Peranteknologinanodalampengembanganteknologiinformasi
(IT) sudahtidakdiragukanlagi.Bertambahnyakecepatankomputerdariwaktukewaktu,
meningkatnyakapasitashardiskdanmemori,
semakinkecildanbertambahnyafungsitelepongenggam,
adalahcontoh-contohkongkritprodukteknologinano di bidang IT.
Ketikaukuransatubuah
transistor bisadibuatlebihkecilmakakepadatanjumlah transistor padaukuran chip
yang samasecaraotomatisakanmenjadilebihbesar. Dalampembuatan LSI (large scale
integrated sedapatmungkinjumlah transistor dalamsatu chip bisadiperbanyak.Tahun
2005, INTEL berhasilmeluncurkan 70 Megabit SRAM (static random access memory)
yang dibuatdenganteknologinano proses tipe 65 nanometer (nm).
Padaprodukbaruini, di dalamsatu chip berisilebihdari 500 jutabuah transistor,
dimanalebihmajudibandingteknologi processor tipe 90 nm yang
dalamsatuchipnyaberisikuranglebih 200 juta transistor.
Diperkirakansejalandenganterusmajunyateknologinano, ukuran transistor
terusakanmengecilsesuaidenganhukum Moore dan processor tipe 45 nm
masukpasartahun 2007, danselanjutnya processor 32 nm pada 2009.
Nanoteknologimencakuppengembanganteknologidalamskala
nanometer, biasanya 0,1sampai 100 nm (satu nanometer
samadenganseperseribumikrometeratausepersejutamilimeter).
Istilahinikadangkaladiterapkanketeknologisangatkecil.Artikelinimembahasnanoteknologi,
ilmunano, dannanoteknologimolekular ”conjecture”.



0 komentar:
Posting Komentar